Polda Metro Jaya Melarang Penggunaan Klakson Telolet Pada Kendaraan Non Operasional Kepolisian

Polda Metro Jaya Melarang Penggunaan Klakson Telolet Pada Kendaraan Non Operasional Kepolisian

Polda Metro Jaya Akan Menilang Pengendara Yang Menggunakan Klakson Telolet 

FerdiansBlog - Fenomena " Om Telolet Om" atau meminta supir bus untuk membunyikan Klakson Bus Telolet ini, nampaknya sedang menjadi trending topic yang sedang hangat diperbincangkan oleh netizen di jejaring social media, namun, tidak hanya netizen indonesia saja, netizen luar negeri dan bintang bintang luar negeri juga nampaknya sudah mulai tertular virus atau demam Om Telolet Om. di semua akun social media saya, seperti Instagram, Facebook dll, ramai orang membuat status tentang fenomena ini.

    Lihat Juga :Fenomena " OmTelolet Om" Yang Sedang Menjadi Trending Topic Di Dunia Maya

Ramai sekali timeline jejaring social saya dengan postingan, Om Telolet Om, sampai-sampai dipinggir pinggir jalan juga banyak sekali orang yang sedang menunggu kedatangan bus bus yang sedang lewat, untuk meminta sang supir membunyikan bunyi Klakson Telolet nya, tak jarang juga anak anak kecil yang sambil membawa handphone untuk merekam fenomena tersebut.
Fenomena Om Telolet Om


     Lalu, apakah kalian juga menyukai bunyi Klakson Bus Telolet itu? apakah pendapat kalian kalau klakson ini dilarang digunakan oleh pihak Kepolisian Polda Metro Jaya? loh, memang nya kenapa? penasaran? langsung saja kita simak pernyataan nya dibawah ini.

Dalam Fanspage resmi dari Polda Metro Jaya mengatakan, bahwa, setiap para pengguna klakson telolet akan mendapatkan sanksi berupa tilang, dibawah adalah pernyataan resmi dari fanspage Polda Metro Jaya ini.

    Jakarta - Polisi akan menindak tegas, pengendara yang memasang variasi atau aksesoris seperti Klakson Telolet, alasan nya, klaksn yang kerap digunakan para supir bus dan truk itu dinilai melanggar aturan lalu lintas,

Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto menjelaskan, pihaknya melarang penggunaan klakson jenis itu karena dinilai menganggua pengendara lainnya, " Nanti orang kaget dong, sehingga berpotensi menghilangkan konsentrasi pengendara lainnya akan hilang arah dan berpotensi untuk terjadinya kecelakaan sesama pengendara lainnya" ucap AKBP Budianto di jakarta. Rabu ( 21/12/2016)

    AKBP Budianto menjelaskan, penggunaan klakson seperti itu sama saja dengan pemasangan sirine pada kendaraan non operasional polisi. " Modelnya sama, masyarakat umum tak boleh menggunakan aksesoris kendaraan ini, itu melanggar pasal 227 UU No 22 Tahun 2009 tentang angkutan jalan: ujar AKBP Budianto. AKBP Budianto sendiri menegaskan, akan menilang si pengemudi jika kedapatan memasang atau membunyikan Klakson Telolet itu.

"Ada tindakan penegakan hukum seperti tilang, atau penyuluhan, nanti tergantung kadar kesalahan nya saja," Tutup AKBP Budianto.

Fenomena Klakson Bus Telolet sedang viral dan hangat dikalangan masyarakat netizen, seperti yang kita ketahui, fenomena tersebut sangat biasa saja, tetapi banyak sekali masyarakat yang menyukai nya untuk mendengarkan sang supir bus membunyikan bunyi Klakson Bus Telolet yang sedang melintas di setiap jalan.

    Sudah banyak sekali video yang di unggah tentang fenomena " Om Telolet Om" nampaknya mengundang banyak reaksi para netizen, biasanya video tersebut berasal dari satu akun, yang kemudian banyak dilihat oleh netizen, dan netizen membagikan video tersebut, nampaknya tak hanya netizen saja, para selebritis juga banyak yang mulai tertular demam ini, hingga selebritis luar negeri juga nampaknya sudah terkena virus telolet ini.

  Nah, namun, ada salah satu dampak negative dari Klakson Bus Telolet ini loh, apa sih dampak negative nya? mari kita simak dibawah ini.

    Ada sebuah akun yang membuat sebuah postingan yang mengatakan dampak negative dari bunyi Klakson Bus Telolet ini, salah satu nya adalah terjadi di wilayah Yogyakarta, Jawa tengah, dimana menurut akun tersebut mengatakan.

Ada sebuah delman yang sedang berjalan di kawasan Yogyakarta tersebut, tiba-tiba, dari belakang ada sebuah Bus Pariwisata yang melaju sangat kencang sambil membunyikan bunyi Klakson Telolet itu, lalu, apa yang terjadi? setelah bus itu membunyikan klakson itu, tiba tiba sang kuda yang sedang menarik delman tersebut mengamuk.

   Yaap, sang kuda tersebut mengamuk dan berlarian tanpa tujuan, sehingga ia lepas dari delman atau andong tersebut, sang pemilik kuda dan andong atau delman tersebut, tanpa basa basi langsung turun dan mengejar si kuda tersebut, sang pemilik kuda tersebut berlarian mengejar kuda peliharaan nya itu, sampai ia terjatuh, dan akhir nya kaki nya mengalami lecet lecet.

Lalu, setelah kuda tersebut berlari dan mengamuk, tiba tersebut berhenti di salah satu tempat yang sangat jauh dengan tempat lokasi kejadian pertama, namun, kondisi kuda tersebut sangat mengenaskan sekali, dimana, banyak sekali darah dan luka yang berceceran di badan kuda tersebut. hingga akhirnya sang pemilik kuda tersebut memanggil tukang jagal untuk mempotong kuda tersebut nampaknya.

   Sedih melihat kuda peliharaan yang biasa digunakan sang bapak untuk menari nafkah sehari hari, namun sekarang kuda tersebut sudah meninggal, nah, itulah dampak negative dari suara Klakson Telolet yang suara nya sangat nyaring dan keras sekali.

Di dalam postingan fanspage Polda Metro Jaya itu pun ramai dengan komentar para netizen tentang pelarangan klakson telolet ini, rata rata mereka menyatakan kekecewaan mereka atas dilarang nya penggunaan klakson telolet ini, namun ya ini mungkin yang terbaik untuk kita semua, so, bagaimana menurut kalian tentang pelarangan penggunaan Klakson Bus Telolet ini? setuju? atau malah sebaliknya?

    Mungkin cukup sekian artikel pada kali ini, jangan lupa bagikan artikel ini dan tetap nantikan artikel-artikel selanjutnya dari FerdiansBlog . sekian artikel kali ini tentang pelarangan penggunaan Klakson Bus Telolet, Oleh Polda Metro Jaya.


 


Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Silahkan berkomentar yang baik dan saling memberikan saran satu sama lain.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau pornografi dan juga perdebatan
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar melenceng dengan isi postingan